Puncak dari belajar adalah berbagi dan berkolaborasi. Dalam berbagi dan berkolaborasi harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan yang dimiliki peserta. Tujuannya apa? Jelas agar peserta mampu mengikuti dan memahami apa yang disampaikan, dan yang terpenting mereka tergugah untuk mau menerapkan pemahaman yang diterima serta tumbuh rasa efikasi pada dirinya. Hal ini menjadi penting agar terjadi keberlanjutan dari setiap apa yang telah kita lakukan.
Kegiatan Motiayo kali ini berlokasi di SMP Negeri 5 Satu Atap Botumoito. Salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Boalemo yang sedang berjuang agar tumbuh ekosistem belajar di sekolahnya. Dalam kesempatan kali ini, saya diajak berkolaborasi bersama Guru Garis Depan disana untuk bisa menunjukkan praktik baik pembelajaran yang telah saya lakukan yang bisa di amati, ditiru dan dimodifikasi oleh rekan-rekan gurunya.
Berdasarkan cerita yang didapat sebelumnya, maka saya memilih menyampaikan praktik baik pembelajaran berbasis teknologi yang sederhana dengan harapan mereka tertarik dan mudah mengikuti alur dari kegiatannya. Quizziz, Wayang Orang dan Lisdom : Bermain dalam Pembelajaran Diferensiasi.
Praktik baik pembelajaran berbasis teknologi ini memanfaatkan aplikasi quizizz, yang user friendly karena fitur dan cara penggunaannya terbilang mudah diterapkan oleh guru meskipun memiliki kemampuan teknologi yang terbatas. Diawal penyampaian, saya menyampaikan kondisi awal murid saya di kelas serta gambaran pelaksanaan pembelajaran yang saya lakukan. Tidak hanya itu, saya langsung menerapkan aplikasi quizziz tersebut kepada peserta untuk memancing rasa penasaran mereka dan memberikan pengalaman langsung bagi mereka sebelum diterapkan kepada muridnya.
Tidak hanya itu, dalam penyampaian juga dijelaskan alur pembelajaran yang saya laksanakan. Mulai dari kegiatan papan emoji untuk mengetahui perasaan murid di awal pembelajaran serta asesmen kognitif dengan memanfaatkan quizizz tersebut. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pemaparan secara detail apa saja yang saya lakukan dan penggunaan permainan tradisional yang biasa dilaksanakan murid untuk melaksanakan asesmen formatif dalam pembelajaran.
Untuk memastikan dan memberikan gambaran secara utuh terkait praktik baik pembelajaran berbasis teknologi yang saya laksanakan, maka ditampilkan video berikut :
Dari kegiatan tersebut, peserta diajak untuk praktik bagaimana membuat asesmen dengan menggunakan Quizizz sebagai bekal mereka dalam proses pembelajaran. "Ternyata mudah ya pak" kalimat yang diucapkan oleh salah satu peserta.Ibu Merlan pun menyampaikan bahwa hal ini memudahkan dirinya untuk menganalisis jawaban murid.
Semoga dengan pemilihan yang tepat apa yang ingin disampaikan, mampu menumbuhkan efikasi dalam diri peserta, yang muaranya akan berdampak pada murid.
#BLPTKemendikbudristek
#GorontaloBisaOlo
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#PlatformMerdekaMengajar
#PraktikBaik
#PusdatinKemendikbudristek
#SahabatTeknologiKemendikbudristek





.jpeg)





0 komentar