Pelaksanaan kegiatan evaluasi pemnafaatan rapor pendidikan, akun belajar dan chroomebook kembali berlanjut dengan peserta dari operator dan kepala sekolah di dua kecamatan yakni Paguyaman dan Paguyaman Pantai. Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 21 Paguyaman ini dipilih dengan mempertimbangkan jarak dari lokasi peserta mengingat kondisi geografis paguyaman pantai yang tidak memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut secara terpisah.
Chroomebook menjadi topik bahasan menarik para kepala sekolah ketika Kepala Dinas Pendidikan hadir untuk membuka kegiatan tersebut.Beberapa kepala sekolah mengeluhkan terkait ketersediaan chroomebook di sekolah mereka yang hingga saat ini belum ada. Sementara di sekolah lain telah melimpah. Mendengar aspirasi yang disampaikan, pihak dinas akan segera mengevaluasi dan mengajak sekolah untuk berkolaborasi dalam memanfaatkan chromebook yang menjadi bantuan di sekolah mereka.
Akun belajar kembali dibahas tuntas mulai dari langkah aktivasi yang harus dilakukan, sosialiasi portal admin, pengajuan akun belajar hingga pemanfaatannya dalam berbagai aplikasi yang disediakan pemerintah dalam mendukung pemulihan pembelajaran. Kegiatan ditutup dengan QnA yang dilakukan oleh peserta terkait permasalahan yang dihadapi oleh satuan pendidikan masing-masing.
Kegiatan sosialisasi Rumah Belajar berlanjut pada hari ini Kamis, 22 Oktober 2020 di Kecamatan Dulupi, Kecamatan penempatan awal SRB Gorontalo Mokhamad Syaifudin sebagai Guru Garis Depan. Dalam melaksanakan kegiatan ini, SRB Gorontalo merasa kembali pulang ke rumah, bagaimana tidak peserta dalam kegiatan ini merupakan rekan SRB saat sama-sama menjadi pejuang data sekolah.
Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 15 Dulupi yang berada di ujung Desa Dulupi dengan diikuti oleh 28 peserta dengan rincian 19 Orang dari SD dan 9 Orang Perwakilan SMP. Kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua K3S SD se Kecamatan Dulupi yakni ibu Linda Saidi yang menjabat kepala sekolah di SD Negeri 5 Dulupi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi Rumah Belajar disampaikan kepada operator sekolah karena mereka adalah orang-orang yang paling mampu IT d masing-masing sekolah serta tidak sedikit dari operator sekolah ini yang juga merangkap menjadi guru.
Sosialisasi yang dilakukan oleh SRB Gorontalo Mokhamad Syaifudin mengambil materi pengenalan dan pemanfaatan fitur-fitur Rumah Belajar yang paling sesuai dengan kondisi yang ada di Kecamatan Dulupi. Dalam penyampaiannya, para peserta juga diberi petunjuk langsung cara mengakses dan memanfaatkan fitur-fitur tersebut.
Di akhir kegiatan, ketua K3S kembali memberikan apresiasi atas informasi yang didapat dan berharap agar para peserta dapat mengaplikasikan serta membagikan sedikit informasi yang telah diterima kepada rekan guru di sekolah. Untuk selanjutnya, kegiatan dilanjutkan untuk melakukan evaluasi Dapodik yang dipimpin langsung oleh Bapak Zainudin "Titon" Musa selaku operator dapodik Kabupaten Boalemo. Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Indonesia Maju
Selasa, 20 Oktober 2020
Kegiatan sosialisasi Rumah Belajar berlanjut di Kecamatan Botumoito. Kegiatan pada siang hari, pukul 13.00 WITA ini berlangsung di SD Negeri 14 Botumoito yang berlokasi tepat di depan gerbang salah satu wisata andalan Kabupaten Boalemo yakni Pantai Bolihutuo. Sasaran dari kegiatan ini masih sama, yakni para pejuang data sekolah berjumlah 21 orang dengan rincian SD 15 orang serta SMP 6 orang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan kegiatan roadshow sosialisasi Rumah Belajar dan Evaluasi Dapodik sekolah yang diagendakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Boalemo.
Dalam kesempatan ini, kegiatan diawali dengan penyampaian sosialisasi cara penggunaan Rumah Belajar di masa pandemi yang disesuaikan dengan kondisi alam yang ada di wilayah Kecamatan Botumoito. Tidak lupa pula dipraktekkan langsung bagaimana penggunaan beberapa fitur Rumah Belajar. SRB Gorontalo yakni Mokhamad Syaifudin menyampaikan salah satu solusi yang mungkin dihadapi oleh para guru dan orang tua menghadapi putra putrinya yang kecanduan bermain game yakni dengan memberikan tugas sekolah "bermain game" pada fitur Edugame yang merupakan fitur terbaru dari Rumah Belajar. Di akhir kegiatan, diberikan sticker Rumah Belajar kepada peserta kegiatan, untuk selanjutnya materi dilanjutkan oleh Bapak Titon selaku Operator Dinas Dikpora Kabupaten Boalemo untuk melakukan evaluasi Dapodik sekolah.
berikut video pelaksanaan kegiatan tersebut :
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Indonesia Maju
Selasa, 20 Oktober 2020
Sosialisasi pemanfaatan Rumah Belajar bersama para pejuang data sekolah dimulai dari wilayah paling barat Kabupaten Boalemo yakni Kecamatan Mananggu. Kegiatan ini merupakan bagian awal dari roadshow kegiatan sosialisasi Rumah Belajar ke 6 kecamatan di Kabupaten Boalemo atas respon dan bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Boalemo terhadap pemanfaatan Rumah Belajar.
Kegiatan yang dihadiri oleh ketuas K3S SD Kecamatan Mananggu, Operator Dapodik Kabupaten Boalemo dan seluruh operator sekolah yang ada di Kecamatan Mananggu dari jenjang SD dan SMP yang berjumlah 15 orang ini dibuka dan diawali dengan evaluasi pengisian aplikasi dapodik di sekolah.
Berikutnya SRB Gorontalo Mokhamad Syaifudin diberikan kesempatan untuk memberikan sosialisasi tentang kebermanfaatan Rumah Belajar. Dalam kesempatan tersebut disampaikan fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi ini sekaligus unjuk kerja penggunaannya. Tidak hanya itu, disampaikan juga beberapa program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang saat ini sedang berjalan dengan harapan peserta dapat mengikuti dan menyampaikan kepada rekan guru di masing-masing sekolah untuk bisa bergabung dalam kegiatan tersebut.
Diakhir kegiatan, dalam sambutannya untuk menutup acara Bapak Imran Ismail Djafar Kepala SD Negeri 10 Mananggu sekaligus Ketua K3S SD se-Kecamatan Mananggu memberikan apresiasi atas informasi tentang Rumah Belajar dan berharap kepada SRB untuk berkenan menyampaikan informasi tersebut di forum K3S yang akan diselenggarakan oleh beliau mengingat ada banyak sekolah yang sudah mendapatkan dana afirmasi yang memang diperuntukkan untuk fasilitasi program kegiatan Rumah Belajar.
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Indonesia Maju